KEBIJAKAN UMUM
HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
KOMISARIAT FT USU
PERIODE 2012-2013
Dalam menjalankan usaha-usahanya HMI
selalu mengarah kepada tujuannya sehingg arah dan konsistensi dari usaha-usaha
tersebut akan tetap terjaga, namun dalam tingkatan komisariat tentu punya
hal-hal yang lebih khusus yang ingin dicapai, yang tentunya tidak bertentangan
dengan tujuan HMI, demi mewadahi hal-hal khusus tersebut HMI FT-USU memiliki
sebuah kebijakan umum yang menjadi pedoman HMI FT USU dalam melakukan usaha-usahanya.
Adapun yang menjadi kebijakan umum HMI Komisariat FT-USU periode 2012-2013
adalah :
1.
Peningkatan pemahaman dan
implementasi nilai-nilai keislaman dalam setiap aktifitas anggota HMI
Komisariat FT-USU.
HMI
merupakan sebuah organisasi yang berazaskan islam. Artinya, setiap aktifitas
HMI harus tetap berada dalam koridor islam. Oleh sebab itu, setiap anggota HMI
harus mampu menginternalisasikan nilai-nilai keislaman serta
mengimplementasikannya dalam setiap aktifitas agar mampu menjadi uswatun hasanah.
Namun,
persoalan yang sering muncul ( di lingkungan FT-USU ) adalah ketika islam yang
disadari sebagai sebuah sistem yang menjadi landasan gerak HMI, ternyata
nilai-nilai keislaman tersebut kurang dijadikan sebagai sebuah kesadaran yang
tertanam dalam diri para anggota. Akibatnya ajaran islam tidak dapat
diaplikasikan secara utuh, sehingga suasana keislaman masih kurang terlihat di
tataran HMI Komisariat FT-USU. Untuk itu langkah awal yang harus dilakukan
adalah upaya menginternalisasikan ajaran islam kepada para anggota sehingga
islam tersebut bisa menjadi sebuah karakter yang benar-benar melekat dalam diri
para anggota HMI Komisariat FT-USU.
2. Optimalisasi pola rekrutmen dan pembinaan yang
sistematis dan terarah serta terstandarisasi dalam format pembinaan anggota HMI
Komisariat FT-USU.
Eksistensi
komisariat dalam aktifitas HMI adalah sebagai wadah perekrutan dan pembinaan.
Untuk itu, sudah seyogyanya seluruh aktifitas HMI Komisariat FT-USU adalah
dalam rangka proses perekrutan dan pembinaan para anggotanya. Menyadari
pentingnya melakukan proses perekrutan dan pembinaan secara baik dan sistematis
dalam rangka membentuk kader yang militan dan mampu menjalankan amanah
organisasi, maka dipandang perlu untuk mengoptimalkan proses perekrutan dan pembinaan.
Sebab, kegagalan dalam proses pembinaan anggota akan mengakibatkan rusaknya
seluruh proses yang berjalan di HMI.
Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan dalam proses
pembinaan dan prekrutan adalah kurangnya aktifitas HMI Komisariat FT-USU dalam menarik
anggotanya untuk direkrut dan dibina maka dari itu dalam seluruh perosesnya
prekrutan dan pembinaan sebaiknya bersifat menyenagkan sehingga mampu
meningkatkan motifasi anggota untuk dibina ataupun membina.
3. Modernisasi organisasi dalam rangka peningkatan efektifitas kerja
dan profesionalisme keorganisasian
Dalam
menjalankan kinerjanya, HMI sebagai sebuah organisasi tentunya memiliki sebuah
mekanisme organisasi yang benar-benar diperhatikan dalam aktifitasnya. Namun
prubahan zaman yang cukup pesat terkadang membuat beberapa mekanisme tersebut
mencadi sulit untuk dilaksanakan belum lagi kurangnya kemampuan anggota HMI
Komisariat FT-USU dalam memahami mekanisme organisasi dapat menyebabkan dampak
yang cukup riskan, yaitu ketidak pahaman dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu,
perlu dilakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka melakukan pengembangan dan
menambah pemahaman tentang mekanisme organisasi secara menyeluruh kepada
anggotanya. Sehingga, dalam pelaksanaan kerja menjadi lebih efektif dan
tentunya tidak terjadi kesalahan dalam menjalankan mekanisme organisasi.
Kemudian, pengaplikasian pemahaman yang diterima dalam menjalankan kinerja
organisasi akan mampu menciptakan profesionalisme organisasi.
4. Aktualisasi nilai-nilai intelektual dan keteknikan untuk
meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota HMI Komisariat FT-USU.
HMI sebagai organisasi mahasiswa,
tentunya harus mengedepankan nilai-nilai akademis guna menyongsong era
globalisasi dan kompetensi dalam rangka mewujudkan insan akademis yang
merupakan bagian dari tujuan HMI.
HMI Komisariat FT-USU yang
beraktifitas di lingkungan Fakultas Teknik, diharapkan mampu mengaktualisasikan
dan menerapkan nilai-nilai keteknikan dalam aktifitas sehari-hari guna
meningkatkan profesionalisme anggota dibidangnya. Untuk itu, maka perlu
diadakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan anggota di bidang
keteknikan, baik secara teoritis maupun secara praktis.
5.
Optimalisasi
pemberdayaan dan pengembangan potensi dan sumber daya yang dimilik oleh HMI
Komisariat FT USU.
Dalam rangka
menghasilkan kader yang benar-benar berkualitas sebagai produk dari proses yang
dijalani di HMI, maka sudah selayaknya seluruh potensi dan sumber daya yang ada
harus benar-benar dioptimalkan dan dikembangkan. Namun, yang disayangkan
ternyata potensi dan sumber daya tersebut belum dapat dimanfaatkan secara
optimal, walaupun potensi yang cukup besar tersebut sudah ada dan dimiliki oleh
HMI Komisariat FT-USU. Untuk itu, perlu dilakukan upaya-upaya dengan tujuan
mengoptimalkan pemberdayaan dan pengembangan potensi dan sumber daya yang
dimiliki HMI Komisariat FT-USU.
Dengan
optimalisasi pemanfaatan dan pengembangan seluruh sumber daya yang ada, maka
proses yang dilakukan dan dijalani anggota akan lebih maksimal, serta kualitas
anggota yang dihasilkan akan lebih baik. Sehingga,
pada akhirnya peran dan posisi HMI Komisariat FT-USU menjadi sangat penting dan
strategis.
6.
Membangun semangat pergerakan
dalam mewujudkan eksistensi HMI Komisariat FT-USU di tataran kampus, yang terumuskan
dalam format pewarnaan kehidupan kampus dan format distribusi kader.
Mengingat HMI sebagai sebuah
organisasi perjuangan, maka sudah seharusnya para kader HMI, khususnya di
komisariat FT-USU meningkatkan semangat pergerakan, membangun sikap kritis,
progresif dan sensitif dalam segala hal. HMI Komisariat FT-USU harus mampu
merespons dan menyikapi segala kebijakan yang ada, terutama yang menyangkut
kepentingan umat dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Hal ini
dimaksudkan dalam rangka membuktikan bahwa HMI Komisariat FT-USU merupakan
organisasi yang memperjuangkan kepentingan bersama. Sehingga, HMI Komisariat
FT-USU diperhitungkan dalam segala hal dan mampu menjadi pelopor yang terdepan
terhadap perubahan di lingkungan kampus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar