Sabtu, 24 Maret 2012

Sejarah Singkat dan Perkembangan HMI di Medan


                Diawali dengan kebutuhan bersama untuk memberikan sumbangsih nyata mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia, maka kelompok mahasiswa Islam berupaya secara mandiri dan untuk menjadi bagian dari semangat mengisi kemerdekaan Indonesia dengan pembangunan.
Semangat itulah yang memuncak dan meledak menjadi kenyataan sebagai suatu pilihan cerdas untuk menyatukan seluruh potensi mahasiswa Islam di Medan dan organisai tersebut harus mampu menampung pemikiran yang inovatif (pembaharuan) dalam segala bidang kehidupan yang bernafaskan suasana ke-Islaman. Semangat itupun tidak mungkin terselenggara dengan baik jika Negara Republik Indonesia dalam keadaan kacau, melarat dan bodoh. Pendidikan hanya untuk kalangan tertentu dan ajaran Islam khusus untuk kalangannya sendiri.
Pikiran-pikiran diataslah yang mempertemukan 3 (tiga) orang ketika itu untuk mendiskusikan bersama-sama teman yang lain. Seorang diantaranya ialah OK. Rachmat Bakri, yang ketika itu bersatu dalam wadah HMI dengan Deliar Noer yang ketika itu merupakan aktivis HMI. Akhirnya OK. Rachmat Bakri (Mahasiswa FH-UISU), bersama Ahmad Supomo (Mahasiswa Tingkat I pada kursus Dinas C Angkatan I) yang juga mantan Walikota Binjai dan Amir Husein (Mahasiswa Tingkat I FK-USU) bersepakat mendirikan HMI di Medan.
Setelah beberapa temannya setuju atas didirikannya HMI di Medan, maka pada tanggal 10 November 1952, pukul 09.00 waktu Sumatera Utara di aula PT II UISU (Jl. Sisingamangaraja) diproklamirkan berdirinya HMI di Medan. Pertemuan dihadiri oleh 15 orang mahasiswa UISU, KDO dan Kursus B-I, dengan dibentuknya Komisariat Medan I Sumatera Utara ini merupakan aparat HMI pertama di luar Pulau Jawa maka inilah titik awal fase pertumbuhan dan perkembangan HMI di Medan.
Setelah mendapat rekomendasi sebagai Cabang Medan maka dibentuklah kepengurusan pertama HMI untuk masa kerja 1953-1954, yaitu sebagai berikut:
1.     Bapak Muda Siregar
2.     Bapak Dr. Ahmad Sofyan
3.     Bapak Mr. Abdul Hakim
4.     Bapak H. Adnan Lubis
5.     Bapak Overste A. Thalib

PENGURUS HARIAN
KETUA UMUM                                     : OK. RACHMAT BAKRI
KETUA I                                                 : AHMAD SOEPOMO
KETUA II                                                : T. HAMID
SEKRETARIS I                                     : AMIR HUSEIN NASUTION
SEKRETARIS II                                    : YUSUF HANAFIAH
SEKSI-SEKSI
BIDANG KEUANGAN                         : AGUS HERMAN
BIDANG PENERANGAN                    : MALIDIN M.
BIDANG OLAH RAGA                         : ARSYAD R.
                                                                  ABDUL HALIM NASUTION
BIDANG PENDIDIKAN                       : AMIRUDDIN ANSUTION
BIDANG KEMASYARAKATAN            : MAWARDI NOOR
BIDANG KEPUTRIAN                         : YUSRA ALOAN NASUTION

                Semangat dan aktivitas HMI Cabang Medan mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun perguruan tinggi, seperti Bachrum Jalil ( mantan ketua yayasan UISU ). Usaha-usaha dan kegiatan HMI yang diselenggarakan waktu itu adalah mengadakan komunikasi dan kerja sama dengan mahasiswa, pemuda dan cerdik cendikiawan karena disamping menampilkan pembicara yang berbobot dan ahli juga, materinya menarik dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan Islam khususnya serta mampu menjawab gejala dikalangan masyarakat dan pendidikan.
                Hal ini tentu membuat HMI merupakan bagian yang tidak terpisahkan andilnya dan perannya dalam meningkatkan kualitas dan citra perguruan tinggi dan kalangan mahasiswa.

Pikiran-pikiran diataslah yang mempertemukan 3 (tiga) orang ketika itu untuk mendiskusikan bersama-sama teman yang lain. Seorang diantaranya ialah OK. Rachmat Bakri, yang ketika itu bersatu dalam wadah HMI dengan Deliar Noer yang ketika itu merupakan aktivis HMI. Akhirnya OK. Rachmat Bakri (Mahasiswa FH-UISU), bersama Ahmad Supomo (Mahasiswa Tingkat I pada kursus Dinas C Angkatan I) yang juga mantan Walikota Binjai dan Amir Husein (Mahasiswa Tingkat I FK-USU) bersepakat mendirikan HMI di Medan.
Setelah beberapa temannya setuju atas didirikannya HMI di Medan, maka pada tanggal 10 November 1952, pukul 09.00 waktu Sumatera Utara di aula PT II UISU (Jl. Sisingamangaraja) diproklamirkan berdirinya HMI di Medan. Pertemuan dihadiri oleh 15 orang mahasiswa UISU, KDO dan Kursus B-I, dengan dibentuknya Komisariat Medan I Sumatera Utara ini merupakan aparat HMI pertama di luar Pulau Jawa maka inilah titik awal fase pertumbuhan dan perkembangan HMI di Medan.
Setelah mendapat rekomendasi sebagai Cabang Medan maka dibentuklah kepengurusan pertama HMI untuk masa kerja 1953-1954, yaitu sebagai berikut:
1.     Bapak Muda Siregar
2.     Bapak Dr. Ahmad Sofyan
3.     Bapak Mr. Abdul Hakim
4.     Bapak H. Adnan Lubis
5.     Bapak Overste A. Thalib

PENGURUS HARIAN
KETUA UMUM                                     : OK. RACHMAT BAKRI
KETUA I                                                 : AHMAD SOEPOMO
KETUA II                                                : T. HAMID
SEKRETARIS I                                     : AMIR HUSEIN NASUTION
SEKRETARIS II                                    : YUSUF HANAFIAH
SEKSI-SEKSI
BIDANG KEUANGAN                         : AGUS HERMAN
BIDANG PENERANGAN                    : MALIDIN M.
BIDANG OLAH RAGA                         : ARSYAD R.
                                                                  ABDUL HALIM NASUTION
BIDANG PENDIDIKAN                       : AMIRUDDIN ANSUTION
BIDANG KEMASYARAKATAN          : MAWARDI NOOR
BIDANG KEPUTRIAN                         : YUSRA ALOAN NASUTION

                Semangat dan aktivitas HMI Cabang Medan mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun perguruan tinggi, seperti Bachrum Jalil ( mantan ketua yayasan UISU ). Usaha-usaha dan kegiatan HMI yang diselenggarakan waktu itu adalah mengadakan komunikasi dan kerja sama dengan mahasiswa, pemuda dan cerdik cendikiawan karena disamping menampilkan pembicara yang berbobot dan ahli juga, materinya menarik dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan Islam khususnya serta mampu menjawab gejala dikalangan masyarakat dan pendidikan.
                Hal ini tentu membuat HMI merupakan bagian yang tidak terpisahkan andilnya dan perannya dalam meningkatkan kualitas dan citra perguruan tinggi dan kalangan mahasiswa.
PEMRAKARSA DAN PENDIRI HMI DI MEDAN
1.     DR. H. OK. RACHMAT BAKRI, SH
2.     H. AHMAD SUPOMO, SH
3.     T. HAMID
4.     Dr. LETKOL POL. AMIR HUSEIN NST.
5.     Prof. Dr. H. YUSUF HANAFIAH
6.     Drs. H. MAIDIN MA’ARIF
7.     ARSYAD R. SAUDIN
8.     Dr. H. ABDUL HAKIM NST.
9.     H. MAWARDI NOOR, SH
10.   YUSRA ALOAN
11.   H. MAKHARDA NAJIB NST.
12.   MUSTAFA ABU BAKAR
13.   ALM. ABDUL HAKIM LUBIS
14.     CUT AHMAD
15.     MUNIR KASIM    

                  Kota Medan telah dua kali menjadi tuan rumah Kongres HMI. Pertama pada tanggal 24-31 Desember 1957 dan yang merupakan ketua umum pada masa itu DR. H. OK. RACHMAT BAKRI, SH.  Kemudian yang kedua pada tanggal 21-29 Mei 1983 yang diketuai oleh AWALUDDIN THAYEB ( Ludhy ) / Dosen Teknik Mesin USU, mantan ketua umum HMI Cabang Medan periode 1979-1980




Tidak ada komentar:

Posting Komentar