Sabtu, 09 Maret 2013


Standard Operating Procedure (SOP) digunakan untuk mengkomunikasikan sekaligus menyamakan persepsi antara berbagai pihak yang terlibat dalam rangkaian proses bisnis. SOP juga digunakan sebagai media pengendalian dan pemantauan mutu kinerja pada suatu fungsi/ departemen tertentu. Dengan SOP akan dicapai pengaturan agar tidak terjadi salah komunikasi, menghindari konflik antar fungsi (yang kadang berkepanjangan) atau bahkan saling melepaskan tanggung jawab, yang pada akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kinerja organisasi itu sendiri. Lentera Partner berkomitmen untuk memberikan jasa Training SOP dan konsultasi penyusunan SOP yang berkualitas & terstruktur.

Metode Training SOP
Metode yang digunakan dalam training SOP ini adalah pengajaran, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Assalamualaikum Wr Wb,,,
Banyak Orang seneng sekali menulis status di FB, Namun sangat sulit untuk membuat tulisan. Banyak orang membaca sosialisasi,
namun sangat susah melaksanakannya. Padahal dengan menulis, kita dapat meluapkan ekspresi kita. Pertanyaannya, Bagaimana
menumbuhkan rasa atau jiwa menulis seseorang???

HMI KOMISARIAT FT USU menerima tulisan Abangnda-Kakanda, Kawan-Kawan, Serta Adik-adik Sekalian melalui bidang
Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP). Untuk itu, Pengurus tidak bosan-bosan nya menghimbau semua kalangan untuk
membudayakan salah satu kebiasaan HMI FT USU yaitu menulis. Tulisan dapat berupa Informasi, Keislaman, Keteknikan, Ke-
HMIan, Hiburan dan lain-lain yang sifat nya membangun. Tulisan dapat dikirim di rahmadansyahsaragih@ymail.com
Terima Kasih atas perhatian dan kerjasamanya,
Yakin Usaha Sampai!!!
Wabilahitaufiq Walhidayah Wassalamualaikum Wr Wb
MOHON KERJASAMANYA!!!

Assalamualaikum
mengingatkan lg kpd kawan2, utk menghadiri acara seminar ISO dan Seminar Motivasi, besok (9/3)..
pada pukul 08.30 WIB..

Pemateri seminar ISO ; Ir. Achmad Tirmizi ( CEO PT. QIMS INTRASINDO) alumni t.industri USU dan alumni HMI FT USU.
pemateri seminar Motivasi : Ir. Hasrul Hasan, MM ( mantan Direktur PT. INALUM , alumni T. mesin, alumni HMI)..

kehadiran kawan2 smw sgt ditunggu.. ajak2 kawan yg lainya ya..
dapat sertifikat gratis..
YAKUSA :-)

Nak Cerita Pun Malas

Nak Cerita Pun Malas

Pada masa dahulu, ada sebuah kampung di mana semua rakyatnya amat rajin belaka tidak ada yang
malas. Jadi pada suatu hari, rajanya membuat pengumuman hendak mencari seorang yang malas. Semasa perhimpunan itu, adalah seorang lelaki mengaku, katanya, “Patik adalah yang paling malas.” Raja pun bertanya, “Apa tahap malas tuan hamba?” Lalu jawab lelaki tersebut, “Kalau patik hendak makan, ada orang yang suapkan patik.” Tiba-tiba datang seorang lelaki lagi lalu berkata, “Patik lebih malas lagi daripada dia tuanku.” Tuanku pun bertanya kepadanya, “Sampai mana pulak tahap malas tuan hamba?” Maka jawabnya, “Kalau patik makanpun, sampai ada orang tolong kunyahkan.” Maka raja pun terdiam seketika. Tanpa disangka-sangka datang seorang budak lelaki kepadanya sambil berkata, “Patik adalah yang paling malas tuanku.” Raja pun bertanya, “Bagaimana pula tahap kemalasan kamu si budak?” Budak itu pun menjawab, “Nak cite pun malas.  :) 

LK1

Coming soon LK 1 Teknik USU

Join US
FB HMI KOMISARIAT FT USU

Cara Kerja Roller Coaster

Teman-teman pasti sudah pernah merasakan wahana permainan yang satu ini, Roller Coaster. Bagaimana rasanya? Menegangkan dan seru pastinya yaa… Apalagi saat roller coasternya meluncur dari lintasan yang sangat tinggi…Wuuusshh…!!! rasanya tubuh kita ikutan mau terbang…!! Meluncur, menukik…wuuuss…sangat cepaat..!! Eh iya, menurtumu, roller coaster yang bisa melaju secepat itu menggunakan mesin seperti apa ya?

Tahukah kamu, kalau ternyata roller coaster yang mempunyai kecepatan yang luar biasa itu tidak mempunyai mesin loh. Terus, pakai apa dong kalau tidak ada mesinnya? Roller coaster dapat meluncur dengan cepatnya adalah berkat energi potensial. Oh iya, teman-teman tahu gak, energi potensial itu apa? Energi potensial adalah enargi yang dimiliki benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan benda.
Masih bingung kenapa energi potensial bisa menggerakkan roller coaster dengan begitu cepat? Jadi begini loh, penjelasannya teman-teman. Simak baik-baik ya. Roller coaster dinaikkan dulu ke puncak bukit pertama (lintasan roller coaster) dengan menggunakan semacam ban berjalan,  seperti pegangan tangan pada tangga berjalan (eskalator) di mall itu loh. Nah, puncak bukit pertama dibuat lebih tinggi dari puncak bukit selanjutnya ataupun dari tinggi loop (lintasan roller coaster yang berbentuk seperti tetes air). Tujuannya agar roller coaster memiliki energi potensial yang cukup besar sehingga mampu melintasi seluruh lintasan dengan baik.
Saat meluncur turun, kecepatan roller coaster semakin lama semakin meningkat. Dan kemudian, roller coaster akan kembali naik dengan cepat menuju langit, wuuuss...!!! Nah, roller coaster yang naik sampai ke tempat yang paling tinggi dan meluncur, memiliki energi potensial. Saat bergerak ke bawah, energi potensial ini akan berubah menjadi energi kinetik (energi gerak). Semakin ke bawah maka kecepatan geraknya akan semakin bertambah. Hal ini terjadi karena energi potensialnya semakin kecil, sedangkan energi kinetiknya semakin besar.
 Ketika roller coaster yang memiliki energi kinetik kembali naik ke tempat yang tinggi, kecepatannya akan menurun sedikit demi sedikit. Energi kinetik roller coaster itu berkurang, sedangkan energi potensialnya akan kembali bertambah. Jadi semakin tinggi suatu benda, semakin besar energi potensialnya.
Perubahan energi potensial menjadi energi kinetik, dan perubahan energi kinetik menjadi energi potensial yang terjadi secara terus menerus inilah yang membuat roller coaster yang tidak memiliki mesin dapat bergerak dengan cepat.
Oh iya, saat meluncur dengan cepat, kita akan merasakan seolah-olah seluruh tubuh kita ikut terbang, atau kadang perut jadi mual, bahkan jantung jadi ikut berdesir. Padahal ini adalah merupakan efek inersia yaitu efek yang membuat  jantung dan alat-alat tubuh kita sedikit terangkat dari tempatnya semula (inersia) karena gerakan yang sangat kencang itu.
Saat roller coaster berbelok ke kanan, penumpang akan terlempar ke kiri. Sebaliknya, ketika roller coaster berbelok ke kiri, penumpang akan terlempar ke kanan. Hal ini disebkan karena adanya gaya sentrifugal. Apa teman-teman sudah pernah mendengar gaya sentrifugal? Gaya sentrifugal adalah gaya yang selalu mendorong sebuah obyek ke luar lengkungan. Karena gaya ini pula maka penumpang akan terlempar lebih keras jika berpegang erat-erat pada batang pengaman. Jadi, jika teman-teman sedang naik roller coaster, usahakan untuk membiarkan tanganmu bebas sambil berteriak-teriak yang kencang yaaaa…

Mengapa Lantai Yang Licin Bisa Membuat Kita Terpeleset?

Apakah kamu pernah terpeleset saat menginjak lantai yang licin? Pernahkah kamu berfikir, mengapa kita bisa terpeleset di lantai yang licin? Ternyata, hal ini ada kaitannya dengan gaya gesek loh. Gaya gesek adalah gaya yang terjadi di antara dua permukaan benda yang bersentuhan seperti telapak kakimu dan lantai yang licin.

Besarnya gaya gesek tergantung dari keadaan permukaan yang saling bersentuhan, apakah itu kasar atau licin. Saat bersentuhan dengan permukaan yang kasar, gaya gesek yang timbul lebih besar dibandingkan saat bersentuhan dengan permukaan yang licin. Oleh karena itu, kita akan terpeleset jika menginjakkan lantai yang licin karena gaya gesek yang timbul antara telapak kaki kita dan lantai sangat kecil.

Sebenarnya, gaya gesek itu sangat berguna loh. Tanpa gaya gesek, kita tidak akan bisa berjalan, tidak bisa duduk, tidak bisa memegang, tidak bisa membuka tutup botol, roda sepeda motor atau mobil juga tidak akan bisa berputar, dan masih banyak hal lagi. Oh iya, kenapa kita bisa memegang suatu benda ya? Karena pada ujung tangan kita terdapat sidik jari yang berputar-putar. Coba deh kamu amati permukaan jarimu. Nah, sidik jari inilah yang membuat gaya gesek dengan benda yang kita pegang menjadi besar sehingga kita bisa memegang sebuah benda.



HMI KOMS FT USU